Minggu, 29 April 2018
Terdapat sekitar 20 jenis ujung jarum yang berbeda di luar enam jenis jarum yang umum digunakan.
Jarum Ujung Bundar – Aplikasi:
1. Jarum Ujung Slim Set dianggap sebagai jarum ujung bundar acute (SPI)
Jarum dengan ujung seperti ini digunakan untuk kain tenun yang padat sebab ujung jarum ini menyebabkan sedikit kerusakan, meluruskan jahitan dan meminimalkan kerutan jahitan.
Biasa digunakan pada microfibre dan kain tenun yang padat, kain-kain dengan lapisan khusus, setikan tindas atas pada kerah dan ujung lengan pada kemeja.
2. Jarum Ujung Set Cloth juga dianggap sebagai jarum ujung bundar normal (R)
Jarum dengan ujung seperti ini digunakan untuk kain biasa dengan jahitan standar karena jarum ini akan mendorong benang kain ke bagian samping.
3. Jarum Ujung Light Ball (SES)
Jarum dengan ujung seperti ini digunakan untuk menjahit kain rajut yang ringan. Kadang kala juga digunakan untuk bahan denim yang halus dan ringan, kain tenun yang padat untuk menghindari kerusakan bahan.
4. Jarum Ujung Medium Ball (SUK)
Jarum dengan ujung seperti ini digunakan untuk menjahit kain rajut medium. Jarum ini juga digunakan untuk bahan denim kasar hingga medium, khususnya kain tingkat sand-washed dan stonewashed .
5.Jarum Ujung Heavy Ball (SKF)
Jarum dengan ujung seperti ini digunakan untuk pakaian rajut yang kasar dan untuk menjahit kain tenun elastis yang padat (tidak akan merusak benang elastisnya).
6. Special ball point (SKL)
Digunakan untuk bahan kain elastis yang medium hingga kasar dengan benang berlapis elastomerik dan pakaian rajut yang sangat kasar.
Langganan:
Postingan (Atom)
